SMK Negeri 1 Rembang Jalan Gajah Mada 1 Rembang

Selasa, 04 Februari 2014

Jenis jenis Wacana_by Dila Ayu M

A. Pengertian wacana
Wacana adalah sebuah tulisan yang teratur menurut urut-urutan
yang semestinya atau logis. Dalam wacana setiap unsur-unsurnya harus
memiliki kesatuan dan kepaduan.
Sebelum menulis wacana, seseorang harus menentukan tema, tujuan
yang sesuai dengan bentuk wacana, dan menyusun kerangka karangan.
Membuat kerangka karangan sangat dianjurkan sebelum penulisan,
terutama bagi pengarang pemula. Agar penyusunan kerangka karangan
menjadi acuan pembuatan karangan, calon penulis sebaiknya mengetahui
langkah-langkah menyusun kerangka karangan. Kerangka karangan
dapat di tulis dalam dua bentuk, yaitu kerangka kalimat dan kerangka
topik.
B. Jenis-Jenis Wacana
Berdasarkan bentuk atau jenisnya, wacana dibedakan menjadi
wacana narasi, deskripsi, eksposisi, argumentatif, dan persuasi.
1. Narasi
Narasi adalah cerita yang didasarkan pada urut-urutan suatu kejadian
atau peristiwa. Narasi dapat berbentuk narasi ekspositoris dan narasi
imajinatif. Unsur-unsur penting dalam sebuah narasi adalah kejadian,
tokoh, konflik, alur/plot, serta latar yang terdiri atas latar waktu, tempat,
dan suasana.
2. Deskripsi
Deskripsi adalah karangan yang menggambarkan/suatu objek
berdasarkan hasil pengamatan, perasaan, dan pengalaman penulisnya.
Untuk mencapai kesan yang sempurna bagi pembaca, penulis
merinci objek dengan kesan, fakta, dan citraan. Dilihat dari sifat objeknya,
deskripsi dibedakan atas 2 macam, yaitu deskripsi Imajinatif/Impresionis dan deskripsi faktual/ekspositoris.
3. Eksposisi
Karangan eksposisi adalah karangan yang memaparkan atau
menjelaskan secara terperinci (memaparkan) sesuatu dengan tujuan
memberikan informasi dan memperluas pengetahuan kepada
pembacanya. Karangan eksposisi biasanya digunakan pada karyakarya
ilmiah seperti artikel ilmiah, makalah-makalah untuk seminar,
simposium, atau penataran.
Tahapan menulis karangan eksposisi, yaitu menentukan objek
pengamatan, menentukan tujuan dan pola penyajian eksposisi,
mengumpulkan data atau bahan, menyusun kerangka karangan, dan
mengembangkan kerangka menjadi karangan.
Pengembangan kerangka karangan berbentuk eksposisi dapat
berpola penyajian urutan topik yang ada dan urutan klimaks dan
antiklimaks.
4. Argumentasi
Karangan argumentasi ialah karangan yang berisi pendapat,
sikap, atau penilaian terhadap suatu hal yang disertai dengan alasan,
bukti-bukti, dan pernyataan-pernyataan yang logis. Tujuan karangan
argumentasi adalah berusaha meyakinkan pembaca akan kebenaran
pendapat pengarang.
Tahapan menulis karangan argumentasi, yaitu menentukan tema atau
topik permasalahan, merumuskan tujuan penulisan, mengumpulkan data
atau bahan berupa: bukti-bukti, fakta, atau pernyataan yang mendukung,
menyusun kerangka karangan, dan mengembangkan kerangka menjadi
karangan.
Pengembangan kerangka karangan argumentasi dapat berpola
sebab-akibat, akibat-sebab, atau pola pemecahan masalah.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar